Pernahkah melihat anak kecil bertengkar? Palingan bertengkar hanya karena berebut mainan. Setelah itu hanya bermodal kelingking, mereka kembali berteman, kata Cak Lontong.
Pada saat saat tertentu, terkadang anak kecil lebih dewasa dari orang dewasa sekalipun. Anak kecil itu simple, gak muluk-muluk. Terluka dia menangis, bahagia dia tertawa, jatuh dia bangkit, gagal dia belajar. Selesai. Bahkan ketika dia telah memaafkan, kesalahan orang yang menyakitinya tidak dia ingat lagi. Tidak ada kebencian. Back to Play
Namun semakin besar, kehidupan emosional seseorang semakin kompleks. Pengaruh dunia luar yang gelap perlahan menjalar. Ego seseorang untuk dihargai semakin besar. Masalah kecil dibesar-besarkan. Kebencian semakin dalam, sampai kepada taraf tertentu untuk menghabisi nyawa yang dia benci. Guru spiritiual menganggap keadaan itu sebagai kegelapan jiwa / dark soul
Bukankah itu sebuah kebencian yang terlalu berlebihan? Lebih gila dari orang gila.
Menenangkan hati. Review, mencoba melihat ke belakang dan memperhatikan seorang anak kecil yang memandang dunia dan berteman dengan orang lain. Tidak mempermasalahkan agama, kewarganegaraan, warna kulit, tingkat intelektual, tingkat ekonomi dan status sosial.